Pondok Pecel Madiun

Pondok Pecel Madiun adalah rumah makan yang menyajikan menu utamanya adalah nasi pecel khas Madiun dan masakan Jawa Timur lainnya. Lokasi Pondok Pecel Madiun berada di pojok kawasan Kayu Gede, tepat di depan Museum Prangko Indonesia. Rumah makan ini awalnya berlokasi di depan Anjungan Kalimantan Tengah dan dibuka sejak 10 April 1988, namun karena adanya pengembangan anjungan daerah provinsi baru, maka dipindah ke tempat yang sekarang. Rumah makan ini setiap hari, terutama akhir pecan dan hari libur, selalu dipenuhi pengunjung.

Rumah makan dengan luas sekitar 300 m2 berdinding kaca ini mampu menampung hingga 80 pengunjung. Tersedia beberapa meja makan berikut kursinya maupun lesehan. Di masing-masing meja sudah tersedia kendi berisi air putih, cawan kecil berisi pisang rebus dan peyek. Disediakan camilan kacang rebus gratis bagi pengunjung. Selain itu, ada pula piring lauk dengan isi empal, paru, sate jeroan, telor asin, serta tahu tempe bacem di setiap meja makan. Yang membedakan pecel disini dengan di tempat lain adalah rasa bumbu pecelnya. Kalau di tempat lain, bumbu pecel umumnya pedas dan asin, di sini rasanya manis. Bumbu dapur untuk sambal kacang ini berupa cabai, bawang putih, terasi, gula, dan jeruk purut. Kacangnya disangrai supaya tidak gampang tengik.

Pesanan nasi pecel datang dalam sepiring atau dipisah, yakni seporsi nasi dan secawan kecil pecel. Pecel terdiri dari sayuran rebus, yakni bayam, kangkung, kacang panjang, daun kemangi dan toge, dilengkapi taburan petai cina dan ditutup dengan sambal kacang. Ada serundeng dan rempeyek di bagian atasnya serta tambahan labu siam atau papaya muda rebus dan irisan ketimun untuk lalapan. Rasanya pas disantap untuk makan siang.

Selain pecel, rumah makan ini menyediakan setidaknya 20 menu aneka masakan khas Jawa, antara lain rujak cingur, ayam penyet, empal goring, tengkleng solo, tahu gunting, soto ayam, gule dan rawon.

Copyrights 2016, Taman Mini "indonesia indah" All Rights Reserved.