Taman Melati



Pada awalnya, Taman Melati merupakan kebun pembibitan aneka bunga, khususnya bunga melati dan tanaman hias lainnya yang banyak digunakan untuk merangkai bunga. Atas prakarsa Ibu Tien Soeharto, bersamaan dengan penetapan melati (jasminum sambac) sebagai bunga nasional (puspa bangsa) pada tahun 1994, kebun pembibitan tersebut berubah menjadi Taman Melati. Taman dengan luas 2.226m² ini mengoleksi dan membudidayakan aneka macam melati dan beberapa tanaman hias lainnya.



Kemudian, taman ini direnovasi dengan menambah fasilitas pendopo berukuran sekitar 200m² dan diresmikan oleh ketua yayasan Harapan Kita, H.M. Soeharto pada 20 April 2005. Dengan fasilitas tambahan tersebut, Taman Melati menjadi taman yang representative sebaga tempat yang nyaman danideal bagi kegiatan sekolah, instansi atau rombongan umum. Sarana pendukung lainnya yang tersedia antara lain ruang terbuka hijau, kolam air mancur dengan patung Dewi Melati, dan bangku taman memberi kesan lingkungan yang asri dan bersih, sehingga menjadi tempat ideal untuk pesta kebun dan pertemuan dengan kapasitas sampai 500 orang.